.: Selamat Datang :. [bagian 'pribadi' dari http://samsul-arifin.math.web.id]

[bagian "pribadi" dari http://samsul-arifin.math.web.id/]

Jumat, 08.31 PM

tinggalkan komentar »

Jumat 08.31 PM, itulah angka yang tertera di kanan bawah monitorku, tepat saat aku menuliskan kalimat awal ini. Ditemani lagu lama bin jadul dari grup band yang sepertinya sudah tidak eksis lagi, Power Slaves, berjudul Pulang. Aku yakin tidak semua dari Anda pernah mengenal grup band ini, atau bahkan mungkin malah ada yang mendengarnya pertama kali. Iya, aku tahu ini tidaklah penting, dan aku juga tahu bahwa Anda tidak sabar mendengarkan tentang apa yang ingin aku bicarakan, tentang apa yang ingin aku tuliskan di sini, tentang apa yang ingin aku ceritakan untuk Anda. Tentang kisah hidupku dan tentang apa yang terjadi padaku akhir-akhir ini. Maafkan aku kalau Anda tidak terlalu suka dengan kepercayaan diriku yang terlampau tinggi ini. :lol:

aku2

Lama rasanya tidak menulis, dan entah kenapa terkesan sekali bahwa aku akan kembali menulis jika perasaan sedang galau, marah atau bersedih, tidak sedang bahagia intinya. Makanya kalau dibaca-baca kembali, tulisanku mencerminkan sisi diriku yang kekanak-kanakan. Namun tidak mengapa menurutku, karena mungkin suatu saat aku akan kehilangan sosok ini, sosok anak kecil yang labil, kadang marah dan kadang lucu, dan seringkali merepotkan ini. Aku merasa di usiaku saat ini, sosok yang lebih dominan seharusnya adalah sosok pria dewasa yang bijaksana, stabil, dan tenang dalam menghadapi masalah apapun. Namun sosok ini tidak selalu muncul, ia hanya suka mampir dalam diriku sesekali, dan tidak bersifat permanen. Entahlah, sampai saat ini aku hanya merasa belum mengenal diriku dengan baik.

aku2

Baiklah, saatnya bercerita. Anda tahu? Kira-kira satu bulan yang lalu aku pergi ke kota Bontang, Kalimantan Timur. Sebuah kota yang unik menurutku, dan meninggalkan memori indah selama aku berada di sana. Kurang lebih selama satu bulan aku berada di sana, mengajar suatu sekolah swasta bernama SMA VIDATRA, suatu sekolah yang tadinya berada di bahwa nauangan PT BADAK LNG, dan sedang berada pada masa transisi karena akan mulai melepaskan diri dari kepengurusan perusahaan tersebut.

Mengapa aku ke sana? Padahal aku itu harus menyelesaikan thesis semester ini. Pertanyaan yang cukup bagus dari Anda. Aku ke sana tidak lain adalah untuk mengajar. Ya, mengajar. Aku menjadi tentor bidang studi matematika selama di sana. Namun sebelum berangkat ke sana, tidak lupa aku meminta izin kepada dosen pembimbingku, Ibu Indah, untuk mencari pengalaman di pulau seberang, karena terus terang ini adalah pertama kalinya aku menginjakkan kakiku di pulau itu. Jadi tidak berlebihan sepertinya kalau aku sedikit antusias kali ini.

aku2

Bayangkan saja, satu bulan aku “off” dulu bimbingan thesisnya, hal yang mungkin membuat Anda berpikir bahwa aku tidak terlalu bijak dalam membuat keputusan kali ini. Tidak mengapa Anda mengklaim aku seperti itu, karena dalam sebulan itu aku tidak benar-benar off. Aku harus mengirimkan tulisanku tiap minggunya sebagai bukti bahwa aku juga belajar dan mempelajari literatur-literur dari bahan thesisku ini. Walaupun hal ini tidaklah terlalu efektif, tetapi apalah daya, sepertinya hanya ini yang bisa aku lakukan.

Aku bersama 19 orang menjadi tentor mata pelajaran-mata pelajaran yang di-UAN-kan tahun ini, baik untuk SMP maupun SMA VIDATRA tersebut. 10 orang di SMP dan 10 orang sisanya di SMA. Kami ditempatkan di apartemen Sawo Kecik, sebuah apartemen mewah yang pelayanannya bak hotel bintang 3 menurutku. Selama sebulan itu, kami dimanjakan oleh berbagai fasilitas, mulai dari makan tiga kali sehari, laundry pakaian, bus antar jemput tiap pagi dan sore, internet gratis di lobi apartemen, dan masih banyak lagi. Namun jangan salah, sebagai gantinya kami harus sudah sampai sekolah pukul 07.00 dan pulang dari sekolah pukul 15.30 tiap harinya. Suatu harga yang pantas menurutku. Akhirnya pada tanggal 13 Maret kemarin kami berduapuluh bisa pulang dan kembali ke rumah masing-masing dengan selamat.

aku2

Namun perjalananku tidak berhenti sampai di situ. Sekembalinya ke Jogja, aku langsung menghadap Ibu Indah selaku dosen pembimbing thesisku dan meminta jadwal bimbingan tiap minggunya. Akhirnya diputuskan aku bimbingan tiap hari Senin pukul 09.00. Aku berharap thesisku segera berujung dan aku segera siap untuk disidang. Anda mungkin bisa membayangkan betapa monotonnya hidupku saat ini, karena semester ini kegiatan akademikku hanyalah menyelesaika thesis ini. Ya Allah, bimbinglah hamba selalu dalam hal ini.

Selanjutnya, mungkin Anda sedikit terkejut saat aku memberitahukan hal ini. Aku sudah tunangan, lho. Maafkan aku kalau sedikit “alay” dalam mengucapkannya. Hari Rabu kemarin dan ayahku mendatangi rumah seorang ibu untuk melamar putrinya menjadi istriku. Tidak ada perencaan sebelumnya untuk melakukan hal ini, semuanya terjadi begitu cepat. Aku pikir aku tidak akan pernah melakukan ritual semacam ini, tetapi sepertinya takdir berkehendak lain. Alhamdulillah sebentar lagi aku akan menikah, bersiap-siap untuk menikah lebih tepatnya. Semoga aku bisa menunaikan “a part of life” ini dengan baik, proporsional dan dengan penuh tanggung jawab, karena aku hanya ingin menikah sekali dalam hidupku. Ya Allah, tidak henti-hentinya hamba memohon, bimbinglah hamba dan jagalah selalu hamba agar senantiasa hidup sesuai dengan tuntunan-Mu.

Ohya, mungkin Anda bertanya-tanya dalam hati, “Ipin, kamu pakai susuk apa sih?”, atau “Perempuan malang mana yang jatuh cinta denganmu to, Pin?”, atau Anda mungkin berkomentar, “Kayaknya perempuan itu matanya minus 4 dan pakai kacamata berlensa silinder sehingga wajah Ipin yang kacau balau tidak tampak”. Tidak apa-apa, sungguh pertanyaan dan pernyataan wajar dari Anda jika memang Anda pernah mengenalku dan berada di sekelilingku untuk beberapa waktu. Entahlah, aku juga tidak bisa menjelaskan dengan benar tentang semua ini, aku bahkan masih merasa bahwa ini semua adalah mimpi. Sekembalinya dari rumah ibu tersebut, aku sering menampar pipiku sendiri untuk meyakinkan diri ini bahwa semuanya adalah kenyataan, dan aku tidak sedang bermimpi. Aku juga sering senyum-senyum sendiri akhir-akhir ini. Aku tidak tahu apakah ini pertanda bahwa aku sedang bahagia atau memang aku mulai tidak waras. Mungkin kalau Anda masih tidak percaya ini, Anda bisa mengecek fesbukku, pasti di situ ada status “Enganged to”. :lol:

aku2

Sudah dulu ya, mataku agak lelah sepertinya. Aku merasa butuh istirahat karena beberapa hari ini pikiranku cukup terforsir pada thesisku, walaupun progressnya tidak secepat yang aku inginkan. Sungguh aku merasa kemampuan otakku menurun drastis, aku harus membaca berulang-ulang bahan thesisku untuk membuatku lebih mengerti. Aku hanya berharap bisa dengan bijak melewati semua ini, dan dengan hasil yang memuaskan tentu saja.

Marilah kita senantiasa berbagi cerita hidup, apa saja. Nuwun.

Ditulis oleh arifinsamsul

Maret 25, 2011 pada 11:10 pm

Ditulis dalam Cerita harian

Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.