Alhamdulillah…

Alhamdulillah, akhirnya pembahasan tesisku hampir selesai sudah. Hari ini aku bimbingan jam 10.00 pagi tadi. Walaupun tidak sampai dua jam, tetapi aku sangat bersyukur karena sudah mendapatkan kepastian bahwa aku sudah diizinkan untuk menyerahkan draft tesisku minggu depan, yang pastinya juga akan mendapatkan coretan di sana-sini sebagai perbaikan sebelum pantas diserahkan ke TU untuk daftar sidang tesis nantinya. Namun, karena kemalasanku juga minggu depan aku masih harus mempresentasikan beberapa subbahasan yang masih “berlubang” dalam tesisku itu. Tidak mengapa menurutku, toh ini semua juga demi kebaikanku sendiri. Bu Indah tampak sumringah juga tadi saat menyimak aku presentasi, tampak begitu hidup, membuatku merasa sedikit nyaman dan bersemangat, tidak angker seperti beberapa pertemuan terakhir sebelumnya, tapi entahlah, mungkin itu hanya perasaanku saja.
Baca entri selengkapnya »
Panasnya Pukul 14.30

Rasanya hampir lupa kapan terakhir aku menulis di blog ini, andai saja tidak ada tanggal yang tertera di postingan mungkin aku tidak akan benar-benar tahu kapan terakhir aku mendokumentasikan hidupku. Perlu Anda ketahui bahwa usiaku kini sudah seperempat abad lebih, tetapi di umur ini aku merasa tidak memiliki perbedaan yang signifikan saat aku berumur 20 atau 22 tahun kemarin. Mungkin secara kasat mata, Anda bisa melihat fakta bahwa wajahku semakin sedap dipandang mata, tetapi itu tidaklah penting.
Baca entri selengkapnya »
Aneh Saja

Aku tidak tahu harus memulai darimana, rasanya aneh saja menyaksikan orang-orang di sekelilingku tumbang satu persatu dalam mempertahankan status “single”. Ya, akhirnya mereka menikah dengan calon pasangannya masing-masing. Padahal aku merasa baru saja kemarin aku daftar kuliah, kemudian sering tidur saat kuliah. Namun aku baru sadar bahwa aku pernah menuliskan kalimat ini di buku angkatan Math’04 milikku: Baca entri selengkapnya »
Jumat, 08.31 PM
Jumat 08.31 PM, itulah angka yang tertera di kanan bawah monitorku, tepat saat aku menuliskan kalimat awal ini. Ditemani lagu lama bin jadul dari grup band yang sepertinya sudah tidak eksis lagi, Power Slaves, berjudul Pulang. Aku yakin tidak semua dari Anda pernah mengenal grup band ini, atau bahkan mungkin malah ada yang mendengarnya pertama kali. Iya, aku tahu ini tidaklah penting, dan aku juga tahu bahwa Anda tidak sabar mendengarkan tentang apa yang ingin aku bicarakan, tentang apa yang ingin aku tuliskan di sini, tentang apa yang ingin aku ceritakan untuk Anda. Tentang kisah hidupku dan tentang apa yang terjadi padaku akhir-akhir ini. Maafkan aku kalau Anda tidak terlalu suka dengan kepercayaan diriku yang terlampau tinggi ini.
Baca entri selengkapnya »
Ketika KB Belum Berhasil di Indonesia
Di sela-sela jam mengajar di SMA Vidatra hari ini, aku ingin sekali menulis. Baru saja aku membaca artikel yang sangat bagus, baik untuk Anda baca sepertinya, tentang kegagalan program KB di India dulu. Aku sangat tertarik dengan hal-hal berbau KB saat ini, dan entah kenapa aku merasa menjadi pejuang KB yang cukup militan, karena justru mungkin karena aku dilahirkan dari keluarga yang buta dan tidak setuju dengan KB. Silakan dibaca terlebih dahulu.
Alkisah di sekitar tahun 1950an, sekelompok sukarelawan internasional berusaha membantu pemerintah India mengendalikan jumlah penduduknya dengan memperkenalkan keluarga berencana (KB). Dengan dedikasi yang tinggi, mereka mendistribusikan alat-alat kontrasepsi dan informasi cara penggunaannya. Namun, angka kelahiran di India tidak terpengaruh. Para sukarelawan serta-merta menyayangkan sikap masa bodoh para penduduk India dan menyalahkan sikap mereka yang irasional. Baca entri selengkapnya »
